Root blower adalah kompresor yang memanfaatkan gerakan molekul dari zat yang terdapat dalam alat. Dengan demikian, prinsip perubahan atau pemindahan tempat (displacement compression) akan terbentuk dalam mendukung tahap-tahap kompresi udara.


Root blower pada dasarnya berguna untuk memindahkan, atau memudahkan dan membantu tahap gerakan atau perpindahan udara dari satu ruangan menuju ruang lain. Udara hasil embusan root blower bisa dipakai untuk proses transformasi lebih lanjut dari satu benda atau zat.

Selain itu, dapat pula menyerap oksigen yang dikandung udara luar atau atmosfer. Berkat fungsi dan performa itu, root blower saat ini makin mudah dijumpai di pasar. Alat ini memiliki macam variasi tergantung kebutuhan dan tujuan penggunaan, juga dijual dengan harga terjangkau.


Dikenal sebagai kompresor udara, root blower juga dapat digunakan sebagai sarana pendukung bersama alat lain untuk mendapatkan hasil yang lebih maksimal. Beberapa contoh penggunaan root blower dapat dilihat sebagai berikut.

  • Pengolahan air. Yaitu membantu usaha mengangkat dan memurnikan air dari tanah, juga pengadukan sedimen di dalam instalasi pengolahan air itu.
  • Filter air. Yaitu menyaring sampai menghilangkan air dari satu tahap pencucian. Pompa udara akan mengeringkan air sampai menghasilkan udara dingin atau mengeringkan cucian tersebut.
  • Insinerator. Alat pembakaran zat yang didukung root blower dapat menambah efisiensi kebutuhan pembakaran dan meningkatkan daya dan kualitas gas buangan.
  • Pengomposan kotoran ternak. Udara dari blower akan membantu daya fermentasi kotoran sampai tahap pengomposan berhasil dan menghasilkan pupuk secara efektif.
  • Pemasok oksigen. Yaitu untuk melakukan oksigenasi untuk merawat ekosistem di suatu habitat air, dan menolong sirkulasi air di tangki atau habitat tersebut.
  • Press printing. Yaitu membantu mengangkat produk dari mesin cetak, lalu memisahkan kertas-kertas dan merapikan persebaran tumpukannya.
  • Transportasi partikel. Yaitu membantu mengangkat zat udara atau pneumatik untuk disalurkan ke tempat lain. Zat itu dapat berupa vinil klorida, polietilen, atau bahan baku pellet lain.